Anak Senang Makan - Tentunya harapan semua orang tua agar anak tidak hanya memakan makanan tertentu saja. Idealnya, anak makan apa saja yang disajikan untuknya. Tapi apa mau dikata, anak-anak tidak suka sayur, atau makanan sehat lain. Mereka lebih suka mi, pizza atau es krim. Bagaimana caranya agar mereka mau melahap segala makanan termasuk yang bernutrisi tinggi?. Idealnya Anda mulai sejak dini. Beberapa bulan pertama dalam hidup adalah krusial untuk menumbuhkan kebiasaan makan yang baik. Semakin besar seorang anak, semakin besar pula paparan yang dibutuhkan anak terhadap sayuran agar mereka mau menyantapnya.
Kiat Agar Anak Senang Makan
Jadi, sayur-mayur dan makanan sehat lain harus ditawarkan lebih sering, tanpa tekanan. Jangan gentar terhadap penolakan karena anak juga belajar. Mereka mungkin tak langsung suka. Bahkan banyak balita yang butuh mencoba sampai 15 kali sampai akhirnya suka suatu makanan.
Menyembunyikan sayur agar anak mau makan juga tak disarankan. Cara-cara seperti ini malah bisa kontraproduktif dengan usaha Anda.
Metode yang lebih baik adalah mengajari anak mencintai makanan. Hasilnya seperti anak-anak Prancis yang melahap apa saja yang disajikan orang tua mereka.
Penulis Karen Le Billon memaparkan pengalaman dan berbagi tip dalam bukunya French Kids Eat Everything. Menurut ibu rumah tangga bersuamikan orang Prancis ini, ada hal mendasar yang ternyata membuat perbedaan besar soal kebiasaan makan.
Orang Prancis menanamkan paham bahwa siapapun harus memperlakukan makanan, dan waktu makan dengan respek. Makanan bagi mereka adalah seni, yang selayaknya dinikmati bersama. Berikut tip dari Le Billon untuk memulai.
Waktu makan yang dinanti
Pada jam makan, keluarga Prancis umumnya makan bersama, menikmati masakan, mencoba rasa baru dan saling bicara. Anak diajak mempersiapkan meja. Semua duduk tanpa sibuk dengan ponsel atau mainan. Waktu makan adalah salah satu yang paling dinanti.
Memperkenalkan makanan baru secara berkala
Untuk anak, dimulai dengan makanan dengan rasa lembut, baru perlahan makanan dengan cita rasa kuat. Misal sup wortel di awal, lalu wortel kukus kemudian. Anak sebaiknya tidak dipaksa menghabiskan makanan yang tak ia suka. Ini dapat memicu benci pada makanan tertentu.
Menu yang sama untuk semua
Ayah, ibu, anak makan makanan yang sama. Tak perlu marah jika anak tak mau makan. Anda ingin ia melihat waktu makan sebagai sesuatu yang normal dan menyenangkan. Anak hanya mencontoh, karena itu jadilah contoh yang baik.
Kurangi kudapan
Satu sesi mengudap cukup. Misalnya semangkuk buah, sepotong roti isi. Lapar di antara jam makan adalah hal wajar, namun pilihlah kudapan yang sehat dan dengan porsi wajar.
Ajak anak mempersiapkan makanan
Soal menu Anda yang atur, tapi biarkan anak ikut memilih sayuran yang mereka suka misalnya. Anak yang sudah cukup umur dapat ikut membantu di dapur. Partisipasi ini akan menumbuhkan rasa memiliki yang mendorong keinginan untuk mencoba.
Makanan adalah kenikmatan tersendiri
Ajarkan pada anak untuk makan perlahan dan merasakan makanan yang ada di dalam mulut. Dengan menikmati makanan akan tumbuh rasa menghargai yang membuat waktu makan lebih menyenangkan.
Berikut contoh menu yang disajikan Le Billon.
Sarapan pukul 07.30
- Oatmeal dengan buah bluberi, sirup maple, dan minyak flax
- Telur orak-arik
- Buah segar
- Jus apel organik
- Sup wortel (sudah dibuat lebih dulu jadi tinggal dihangatkan)
- Roti gandum pakai mentega dan roti isi ham
- Potongan apel
- Susu
- Buah dan sayur potong (wortel, kiwi, jeruk)
- Avokad, tomet ceri, dan vinaigrette
- Sup isi ham, kubis, bawang, kale, wortel, seledri (dimasak di akhir pekan, lalu dikeluarkan dari lemari pendingin pada siang hari, dipanaskan 5 menit saat makan malam)
- Potongan selada dan keju
- Puding peach

0 komentar:
Posting Komentar